SMAN 11 Kendari Meluncurkan Literasi Digital Pertama di SulTra

PRESTASI

SMA 11 Kendari meluncurkan Literasi Digital pertama di Provins Sulawesi Tenggara, peluncuran ini dibuka langsung oleh Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari. Jumat (9/1/2020)

Literasi Digital merupakan kemampuan menggunakan informasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mengkomunikasikan informasi dengan kecakapan kognitif dan teknikal.

Literasi digital ini diberi nama Sapulidi yang merupakan akronim dari SMA Punya Literasi Digital. Dengan Sapulidi siswa-siswi diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi sebagai media pembelajaran.

Literasi digital ini selain memanfaatkan situs website perpustakaan sekolah www.perpustakaan.sman11kdi.sch.id dengan judul situs PERPUSTAKAAN SMABELS siswa-siswi diharapkan mampu memanfaatkan sumber pembelajaran atau informasi yang tersedia di sekolah yang berbasis digital.

Kegiatan ini di prakarsai oleh Bu Satriana selaku Ka. Perpustakaan SMA 11 Kendari, bekerja sama dengan pihak Digilib (digital library) sekaligus sebagai Gerakan Menulis Buku Indonesia (GMBI) yang setahun terakhir memberikan edukasi tentang digital .

Pada aplikasi literasi digital, semua buku telah diberikan kode batang (barcode) tentang denah, struktur, jadwal pelajaran, pelajaran contoh, nama latin tumbuhan dan pelajaran lainnya.

“Contohnya untuk buku-buku yang ada di perpustakaan semuanya ada kode batangnya, jadi siswa tinggal membuka aplikasi WA dan menscan kode batang (barcode generator) maka bahan bacaan sudah bisa di baca di smarphone,” tutur Bu Satriana yang sekaligus sosialisator GMBI di Sultra.

“Harapannya lliterasi digital pertama se-Sultra ini menbuat siswa semakin rajin membaca, terlebih lagi kecendrungan siswa yang keseringan menggunakan gawai,” ucap Pak La Hanufi (Kasek SMA 11 Kendari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *